Gresy Griyanitasari berhasil mempertahankan disertasinya pada ujian disertasi tertutup yang dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026. Dalam disertasinya, Gresy menyoroti rendahnya tingkat penyerapan kromium pada kulit domba. Gresy melakukan penelitian dengan cara menganalisis pengaruh suhu, waktu, dan jumlah kromium terhadap suhu kerut kulit wet blue, kadar Cr2O3 yang terserap, serta kadar kromium total pada limbah cair. Optimasi proses dilakukan menggunakan Response Surface Methodology (RSM) dengan desain Box-Behnken. Selain itu, penelitian ini juga mengevaluasi morfologi kulit crust serta sifat fisik, kerataan warna, dan morfologi permukaan kulit finish dengan berbagai tipe coating.
Muhammad Fathin Hanif, mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Peternakan yang mendapatkan beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) batch 6 telah menyelesaikan penelitian disertasi terkait pemanfaatan tepung kunyit dan cabai merah sebagai sumber antioksidan pada ayam petelur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko stres oksidatif pada ayam petelur di wilayah tropis akibat suhu dan kelembaban lingkungan yang tinggi, yang berdampak pada penurunan kesehatan dan produktivitas.
Fakultas Peternakan UGM kembali mencatat capaian akademik di awal tahun 2026 melalui kelulusan delapan wisudawan Program Pascasarjana Periode II TA. 2025/2026. Sebanyak enam lulusan berasal dari Program Magister Ilmu Peternakan dan dua lulusan dari Program Doktor Ilmu Peternakan berhasil lulus dengan baik.
Program Pascasarjana Fakultas Peternakan UGM telah menghasilkan 1086 lulusan Program Magister Ilmu Peternakan dan 175 lulusan Program Doktor Ilmu Peternakan. Beliau menambahkan bahwa lulusan pada periode ini menunjukkan kualitas akademik yang sangat baik. Hal ini dapat ditunjukkan dengan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Rata-rata IPK lulusan Magister tercatat sebesar 3,86 sedangkan lulusan Doktor meraih rerata IPK 4,00. Selain itu, sebagian besar wisudawan mampu menyelesaikan studi dalam waktu yang relatif lebih singkat dibandingkan rerata masa studi universitas. Pernyataan tersebut disampaikan Dr. Ir. Endy Triyannanto, S.Pt., M.Eng., IPM., ASEAN Eng dalam acara wisuda yang digelar di Auditorium drh. R. Soepardjo Fapet UGM, Rabu (21/1).
Ririn Novita, mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, telah melaksanakan ujian disertasi dengan judul “Potensi Daun Sungkai (Peronema canescens Jack) sebagai Antioksidan dalam Preservasi Spermatozoa Sapi Bali”. Penelitian ini mengkaji pemanfaatan bahan alami lokal sebagai sumber antioksidan untuk meningkatkan kualitas semen beku pada sapi Bali.
Dalam disertasinya, Ririn Novita menjelaskan bahwa penambahan ekstrak daun sungkai ke dalam bahan pengencer semen sapi Bali secara umum memberikan efek positif terhadap sebagian besar parameter kualitas spermatozoa, baik pada kondisi semen cair maupun pasca pencairan (post-thawing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan konsentrasi 0,15% menghasilkan performa terbaik dan konsisten dalam mempertahankan viabilitas spermatozoa serta menurunkan tingkat abnormalitas.
Industri susu kambing di Provinsi Jawa Timur memiliki potensi pengembangan yang besar, namun masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya terkait efisiensi rantai pasok. Permasalahan seperti panjangnya jalur distribusi, ketimpangan nilai ekonomi antar pelaku, serta tingginya risiko operasional menjadi latar belakang Asmaul Khusna, mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Peternakan, dalam menyusun disertasi berjudul “Strategi Peningkatan Efisiensi Rantai Pasok Susu Kambing di Provinsi Jawa Timur”.
Ayu Rahayu berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Kajian Existing Breeding, Produksi, dan Potensi Genetik Itik Magelang”. Penelitian ini mengkaji kondisi pemuliaan itik Magelang yang diterapkan di tingkat peternak serta potensinya sebagai sumber bibit unggul nasional.
Penelitian disertasi ini bertujuan untuk membandingkan praktik existing breeding di masyarakat dengan standar Good Breeding Practices (GBP), sekaligus menilai kelayakan wilayah Magelang sebagai daerah sumber bibit itik. Selain itu, kajian juga mencakup analisis produksi melalui pendekatan morfologi sifat kuantitatif dan korelasi antar sifat, serta analisis potensi genetik melalui pendekatan molekuler.
Pita Sudrajad, mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Kajian Pola Seleksi dan Sistem Produksi Rumpun Serta Galur Sapi Peranakan Ongole di Indonesia Berdasarkan Data Genom”. Penelitian ini berfokus pada pengungkapan keragaman genetik, struktur populasi, pola seleksi, serta sistem produksi pada rumpun dan galur sapi Peranakan Ongole (PO) di Indonesia dengan pendekatan data genom.
Penelitian disertasi yang dilakukan Pita dibimbing oleh Prof. Ir. Dyah Maharani, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM. sebagai promotor. Adapun ko-promotor terdiri atas Prof. Dr. Ir. Sigit Bintara, M.Si., IPU., ASEAN Eng. sebagai ko-promotor I dan Prof. Ir. Tri Satya Mastuti Widi, S.Pt., M.P., M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. sebagai ko-promotor II.
Bella Putri Maharani, mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Peternakan, berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Efikasi Nanoenkapsulasi Ekstrak Daun Sungkai (Peronema canescens Jack) Sebagai Aditif Pakan Alami Ayam Broiler” dalam ujian disertasi tertutup yang dilaksanakan secara tertutup pada Jumat, 9 Januari 2026, bertempat di Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada.
Penelitian disertasi ini bertujuan untuk memperoleh formulasi optimal nanoenkapsulasi ekstrak daun sungkai (NEDS) yang stabil, mengkaji potensi NEDS sebagai antibakteri, serta mengevaluasi efek pengaplikasian NEDS pada ayam broiler secara in vivo. Kajian ini menjadi salah satu upaya pengembangan aditif pakan alami yang berpotensi menggantikan penggunaan antibiotik sintetis dalam industri perunggasan. Dalam pelaksanaan penelitiannya, Bella Putri Maharani dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Zuprizal, DEA., IPU., ASEAN Eng. selaku promotor, serta Ir. Nanung Danar Dono, Ph.D., IPM., ASEAN Eng. dan drh. Bambang Ariyadi, M.P., Ph.D. sebagai ko-promotor.
Fakultas Peternakan UGM menyelenggarakan Program Fast Track bagi mahasiswa dari Program S1 Ilmu dan Industri Peternakan untuk melanjutkan studi pada Program Studi Magister Ilmu Peternakan dalam waktu 5 tahun atau 5 tahun 1 bulan. Penerimaan mahasiswa fast track ini diperuntukan pada Penerimaan Mahasiswa Pascasarjana untuk perkuliahan Semester Genap TA. 2025/2026.
Persyaratan Pendaftar
Adapun syarat pendaftar sebagai berikut:
- Mahasiswa aktif pada semester 6 (intake semester Gasal, pelaksanaan kuliah fast track pada semester 7 dan 8); atau
- Mahasiswa aktif pada semester 7 (intake semester Genap, pelaksanaan kuliah fast track pada semester 8);
- Telah menempuh lebih dari 110 SKS (telah menyelesaikan program KKN dan PKL);
- Memiliki IPK lebih dari sama dengan 3,51 dengan melampirkan daftar nilai sementara;
- Memiliki Sertifikat hasil tes kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL 500 yang masih berlaku (maksimum 2 tahun dari tanggal dikeluarkan sertifikat)*;
- Memiliki sertifikat hasil Tes Potensi Akademik (TPA) dengan skor minimal 550 yang masih berlaku (maksimum 2 tahun dari tanggal dikeluarkan sertifikat)*;
- Mengisi formulir pendaftaran (dokumen dapat diunduh melalui tautan http://ugm.id/FormulirPendaftaranFastTrack);
- Mendapatkan surat rekomendasi dari Pembimbing Utama Skripsi dan kesediaan sebagai pembimbing utama tesis guna kelanjutan penelitian dari S1;
- Membuat surat pernyataan bermaterai tentang kesanggupan menyelesaikan studi S1 dan S2 tepat waktu yang diketahui Pembimbing Utama Skripsi dan Orang Tua/Wali.
- Membuat surat pernyataan bermaterai tentang kesanggupan pembiayaan studi; kecuali jika mendapatkan beasiswa.
- Melampirkan surat rekomendasi dari 2 dosen (dosen pembimbing akademik/dosen pembimbing skripsi/dosen lain yang mengenal Saudara).
- Mengisi proyeksi keinginan studi.
- Melampirkan aktivitas atau capaian prestasi.
*Pelamar dimohon menyampaikan perihal skor TOEFL dan atau TPA jika ada kendala.
Yogyakarta, 29 September 2025 – Tri Melasari berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Efektivitas Keberadaan Kapal Ternak Camara Nusantara dan Penerapan Prinsip Kesejahteraan Ternak dalam Distribusi Ternak Sapi di Indonesia”. Penelitian ini menyoroti pentingnya keberadaan Kapal Ternak Camara Nusantara (CN) dalam mendukung distribusi sapi di Indonesia.

Dalam penelitian ini, Tri Melasari dibimbing oleh Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. selaku Promotor dan Prof. Ir. Mujtahidah Anggriani Ummul Muzayyanah, S.Pt., MP., Ph.D., IPM. selaku Ko-Promotor. Ujian disertasi tertutup dipimpin oleh Ir. R. Ahmad Romadhoni Surya Putra, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dengan penguji Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA., DEA., IPU., ASEAN Eng. serta Prof. Dr.Sc.Agr. Ir. Suyadi, M.S., IPU., ASEAN Eng. dari Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya.
Dalam paparannya, Tri Melasari menjelaskan bahwa keberadaan kapal CN terbukti memperlancar distribusi ternak, sekaligus mengurangi disparitas harga antara daerah produsen dan konsumen. Selain itu, kapal CN telah menerapkan prinsip kesejahteraan hewan sehingga mampu menekan susut bobot badan sapi selama proses pengangkutan. Dari sisi ekonomi, kebijakan subsidi pengoperasian kapal CN juga dinilai efektif dengan rasio manfaat-biaya subsidi mencapai 1,243, sehingga memberikan keuntungan nyata bagi peternak maupun pelaku usaha.