Gresy Griyanitasari berhasil mempertahankan disertasinya pada ujian disertasi tertutup yang dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026. Dalam disertasinya, Gresy menyoroti rendahnya tingkat penyerapan kromium pada kulit domba. Gresy melakukan penelitian dengan cara menganalisis pengaruh suhu, waktu, dan jumlah kromium terhadap suhu kerut kulit wet blue, kadar Cr2O3 yang terserap, serta kadar kromium total pada limbah cair. Optimasi proses dilakukan menggunakan Response Surface Methodology (RSM) dengan desain Box-Behnken. Selain itu, penelitian ini juga mengevaluasi morfologi kulit crust serta sifat fisik, kerataan warna, dan morfologi permukaan kulit finish dengan berbagai tipe coating.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum penyamakan utama diperoleh pada suhu 44,17oC selama 240,12 menit dengan penggunaan kromium sebesar 7,00%. Kulit crust yang dihasilkan memiliki tekstur kompak dan layak dilanjutkan ke tahap finishing. Pada tahap akhir, kulit dengan tipe coating LC (Light Covering) menunjukkan sifat fisik terbaik, kerataan warna yang baik, serta permukaan kulit yang lebih halus dengan pori yang lebih tertutup dibandingkan tipe coating lainnya.
Ujian disertasi dipimpin oleh Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng selaku ketua. Tim promotor terdiri dari Prof. Yuny Erwanto, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM., Prof. Ir. Ambar Pertiwiningrum, M.Si., Ph.D., IPU., ASEAN Eng, serta Prof. Ir. Nanung Agus Fitriyanto, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPM. Tim penguji lainnya terdiriĀ Dr. Wagiman, S.TP., M.Si., Ir. Yuni Kusumastuti, S.T., M. Eng., D.Eng., IPM., serta Dr. Ir. R. Lukas Martindro Satrio Ari Wibowo, S.Pt., M.P., IPU., ASEAN Eng.
Dalam ujian disertasi tertutup tersebut, Gresy dinyatakan lulus dengan perbaikan dan layak sebagai kandidat Doktor. Melalui hasil penelitiannya, Gresy mampu menerbitkan 2 publikasi internasional. Saat ini, Gresy sedang menyelesaikan tulisan dari hasil penelitiannya ke dalam jurnal bereputasi Q1.